Cegah Longsor Makin Parah di Tepi Sungai Cisadane, Pemdes Muara Jaya dan PT Tirta Fresindo Jaya Turun Tangan
OKEINFO.COM, BOGOR - Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, bersama warga masyarakat dan pihak perusahaan turun langsung menangani bencana longsor di Kampung Nyenang RT 04/RW 02.
Longsor dengan ketinggian sekitar 14 meter tersebut berada di sekitar aliran Sungai Cisadane.
Penanganan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan kepala desa, ketua RT, BPD, Bhabinkamtibmas, warga masyarakat, serta pihak perusahaan PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Muarajaya.
Kepala Desa Muara Jaya, Awan Hermawan, menyampaikan bahwa pihak pemerintah desa bersama perusahaan berupaya melakukan penanganan awal untuk mengantisipasi agar kondisi tanah tidak semakin terkikis oleh aliran air maupun air hujan.
"Untuk sementara, penanganan dilakukan dengan menggunakan bambu sebagai penahan tanah. Selain itu, kami juga memasang terpal agar air hujan tidak langsung meresap dan mengikis permukaan tanah. Kegiatan ini kami laksanakan bersama warga melalui kerja bakti dan gotong royong," ungkap Awan Hermawan.
Ia menambahkan, upaya penanganan tersebut merupakan langkah sementara agar kondisi lahan tidak semakin terkikis sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut.
Perusahaan Komitmen Bantu Hingga Tuntas
Sementara itu, perwakilan PT Tirta Fresindo Jaya Fikri menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dilakukan secara berkesinambungan melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Menurutnya, perusahaan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam membantu penanganan longsor di Kampung Nyenang. Bahkan, pihaknya merencanakan program lanjutan pada awal tahun mendatang agar penanganan dapat dilakukan lebih maksimal.
"Kami memiliki komitmen untuk peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Penanganan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, Dinas PUPR, serta Dinas Lingkungan Hidup agar kondisi longsor ini mendapatkan perhatian dan penanganan lebih lanjut," jelas Fikri.
Hal senada disampaikan Manajer PT Tirta Fresindo Jaya Plant Muarajaya, Januar Rudianto. Menurutnya, perusahaan berupaya berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan, termasuk dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana.
"Kami tidak ingin hanya menunggu, tetapi harus memiliki inisiatif untuk hadir dan ikut membantu masyarakat. Untuk penanganan sementara, kami bersama warga memasang bambu sebagai penahan tanah dan terpal untuk mengurangi dampak air hujan. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab kami terhadap lingkungan sekitar," ungkapnya.
Melalui kerja sama antara pemerintah desa, pihak perusahaan, dan masyarakat, diharapkan penanganan longsor di Kampung Nyenang dapat terus berlanjut hingga memperoleh solusi yang lebih maksimal, sehingga keamanan lingkungan dan lahan warga di sekitar aliran Sungai Cisadane dapat lebih terjaga.
Penulis: A. Sudrajat


Posting Komentar