Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNN dan Polri Gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara, 26 Pengedar Diamankan dan Senjata Tajam Disita

Operasi gabungan BNN dan Polri gerebek sarang narkoba di Jakarta Utara. 26 orang diamankan, barang bukti ganja, ekstasi, samurai dan senpi disita.

Operasi gabungan BNN dan Polri gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara

OKEINFO.COM, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar operasi gabungan berskala besar di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).

Operasi pemberantasan sarang peredaran gelap narkotika ini melibatkan ribuan personel gabungan dari BNN Pusat, BNNP DKI Jakarta, Bareskrim Polri, dan Polda Metro Jaya. Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak sindikat narkoba yang selama ini menjadikan Kampung Bahari sebagai basis peredaran.

Penggerebekan ini bukan yang pertama. Pada Agustus lalu, BNN dan tim gabungan juga telah melancarkan operasi serupa di lokasi yang sama sebagai komitmen berkelanjutan membersihkan kawasan rawan narkoba tersebut.

Strategi Dua Arah: Lewat Rel Kereta dan Jalan Raya

Berbeda dengan operasi sebelumnya yang mendapat perlawanan sengit, penggerebekan kali ini berlangsung lebih kondusif dan terkendali. Situasi tersebut memungkinkan petugas menyisir setiap sudut zona merah tanpa hambatan berarti.

Dalam operasi ini, personel dibagi menjadi dua kelompok dengan strategi pengepungan. Tim pertama melakukan penyergapan dengan menumpangi 8 gerbong kereta api yang berhenti tepat di zona merah rawan peredaran narkoba di sepanjang rel kawasan Kampung Bahari. 

Kemudian, tim kedua bergerak menutup akses keluar-masuk Kampung Bahari dari arah Jalan Raya R.E. Martadinata, Tanjung Priok.

Strategi tersebut membuat para pengedar tidak berkutik dan tidak memiliki celah untuk melarikan diri.

Sita Ganja, Ekstasi, Alat Cetak, Hingga Samurai dan Senpi

Dari hasil penggeledahan, tim gabungan berhasil mengamankan berbagai barang bukti dalam jumlah besar.

Barang bukti narkotika yang disita berupa ganja dan pil ekstasi siap edar, puluhan alat hisap sabu (bong) yang berserakan, serta satu unit alat pencetak ekstasi yang diduga digunakan untuk produksi rumahan.

Tidak hanya narkoba, petugas juga menemukan gudang senjata yang disiapkan untuk melawan aparat.

"Selain narkotika, kami juga menyita puluhan senjata tajam seperti samurai, celurit, panah, tombak, hingga senjata api. Kami juga mengamankan beberapa unit handphone, laptop, buku catatan transaksi penjualan narkoba, dan beberapa buku rekening bank milik para pengedar," ungkap sumber dari tim gabungan di lapangan.

26 Orang Diamankan, Jaringan Besar

Dibongkar

Sebagai tindak lanjut, sebanyak 26 orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan sindikat narkotika Kampung Bahari turut diamankan.

Saat ini seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di BNN dan Bareskrim Polri untuk membongkar tuntas jaringan sindikat yang lebih besar di balik kawasan rawan tersebut.

Operasi ini menegaskan komitmen BNN dan Polri untuk tidak memberi ruang sedikitpun bagi peredaran narkoba di wilayah Jakarta Utara, khususnya di Kampung Bahari yang selama ini menjadi perhatian nasional.

Penulis: Agus                                            Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN RI

Baca Juga:
Tersalin 👍
Tim Redaksi
Tim Redaksi
PariwaraBogor

Berita Terbaru

  • BNN dan Polri Gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara, 26 Pengedar Diamankan dan Senjata Tajam Disita
  • BNN dan Polri Gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara, 26 Pengedar Diamankan dan Senjata Tajam Disita
  • BNN dan Polri Gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara, 26 Pengedar Diamankan dan Senjata Tajam Disita
  • BNN dan Polri Gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara, 26 Pengedar Diamankan dan Senjata Tajam Disita
  • BNN dan Polri Gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara, 26 Pengedar Diamankan dan Senjata Tajam Disita
  • BNN dan Polri Gerebek Kampung Bahari Jakarta Utara, 26 Pengedar Diamankan dan Senjata Tajam Disita

Posting Komentar