Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Alfin Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting 2026


OKEINFO.COM, SUNGAI PENUH |
Wali Kota Sungai Penuh Alfin, membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Kota Sungai Penuh Tahun 2026 di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (8/10/2026).

Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk mengintegrasikan agenda Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Daerah dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S), sekaligus memperkuat efektivitas program penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting secara terarah dan sistematis.

Menurut Wali Kota Alfin, Pemkot Sungai Penuh menempatkan penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Berdasarkan rilis BPS dan Survei Gizi, angka kemiskinan Kota Sungai Penuh sebesar 3,23 persen dan prevalensi stunting 8 persen pada 2025. Capaian tersebut turut mengantarkan Sungai Penuh meraih penghargaan peringkat pertama regional Sumatera dalam ajang penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Untuk memperkuat capaian tersebut, Pemkot Sungai Penuh terus menjalankan berbagai program dan inovasi strategis, mulai dari program unggulan hingga Gerakan 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur dan Seribu Rupiah) yang digagas Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh.

"Alhamdulillah, Gerakan 3S telah kita distribusikan kepada lebih dari 500 keluarga kurang mampu yang membutuhkan, mulai dari balita stunting, balita risiko stunting, keluarga risiko stunting, balita dengan masalah gizi, ibu hamil kekurangan energi kronis hingga lansia," ujar Wako Alfin.

Wako Alfin mengajak seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan kolaborasi serta melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata dan konkret bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wawako Azhar Hamzah selaku Ketua TKPK dan TP3S menyampaikan bahwa rakor menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan pemerintah daerah bersama Forkopimda, BUMN, BUMD dan lembaga terkait.

Menurutnya, pendekatan konvergensi melalui kolaborasi multisektor dan akurasi data terpadu menjadi kunci dalam pengambilan kebijakan serta pelaksanaan intervensi yang tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan secara simbolis berbagai bantuan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, di antaranya Beasiswa Juara, Paket Sembako 3S, Bantuan Jamban bagi Anak Stunting, Bantuan Tunai 3S untuk anak stunting dan Paket Sembako dari BNI serta berbagai bantuan lainnya.

Reporter: Harpai

Baca Juga:
Tersalin 👍
Tim Redaksi
Tim Redaksi
PariwaraBogor

Berita Terbaru

  • Wali Kota Alfin Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting 2026
  • Wali Kota Alfin Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting 2026
  • Wali Kota Alfin Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting 2026
  • Wali Kota Alfin Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting 2026
  • Wali Kota Alfin Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting 2026
  • Wali Kota Alfin Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting 2026

Posting Komentar