SPPG Bogor Cisarua Leuwimalang 01 Klarifikasi Dugaan Keracunan MBG di SMPN 02 Cisarua: Siswa Mengaku Hanya Minum Susu
OKEINFO.COM, CISARUA – Menyusul beredarnya informasi dugaan keracunan massal usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Cisarua Leuwimalang 01 akhirnya memberikan klarifikasi resmi, pada Rabu (21/10/2026).
Dalam keterangan resminya, Kepala SPPG Bogor Cisarua Leuwimalang 01, Fima Aditya Nugraha, melalui laporan klarifikasinya menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Menurutnya, pada hari Rabu, 21 Oktober 2026 sekitar pukul 08.30 WIB, pihaknya dihubungi oleh pihak SMP Negeri 02 Cisarua yang menginformasikan adanya beberapa siswa yang mengalami muntah-muntah.
"Pada jam 08.40 WIB Ka SPPG sudah berada di lokasi, menemui satu siswa dan wali kelas serta orang tuanya yang sudah dirawat serta berkomunikasi dengan pihak sekolah," tulis Fima dalam laporannya.
Ia menegaskan, pihaknya langsung melakukan penelusuran awal dengan menanyakan langsung kepada siswa terkait makanan apa saja yang dikonsumsi hingga kejadian muntah-muntah terjadi.
"Komunikasi berjalan dan menanyakan kepada siswa terkait makanan apa saja yang dikonsumsi sampai dengan kejadian muntah-muntah. Jawaban dari siswa tersebut adalah hanya minum susu," ungkap Fima Aditya Nugraha, KA SPPG Bogor Cisarua Leuwimalang 01.
Adapun Yayasan yang menaungi SPPG tersebut adalah Yayasan Tri Satya Karsa, dengan perwakilan di lapangan bernama Putra Rainul Hasyim.
Hingga saat ini, pihak SPPG menegaskan bahwa kondisi dan situasi di SPPG Bogor Cisarua Leuwimalang 01 dalam keadaan kondusif dan operasional MBG tetap berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kebersihan dan kelayakan pangan yang berlaku.
Pihak SPPG juga menyatakan siap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan pihak sekolah untuk melakukan investigasi lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti keluhan yang dialami siswa tersebut.
Meski begitu, para orang tua wali siswa meminta pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas Cisarua diharapkan segera melakukan uji sampel dan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa, apakah terkait MBG atau faktor lain di luar MBG.
Reporter: Ragil | Editor: Agus


Posting Komentar