Rumah Jamilah (59) di Pelutan Ambruk, Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Turun Tangan Salurkan Bantuan Baznas
OKEINFO.COM, PEMALANG – Di balik dinding yang rapuh dan atap yang ambruk, tersimpan kisah perjuangan Jamilah (59), warga Jalan Kamboja RT 03/RW 05, Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang, untuk mempertahankan tempat tinggalnya.
Kondisi rumah yang memprihatinkan itu mengundang perhatian anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), dr. Irma Suryani Widyastuti.
Ia datang langsung menemui Jamilah untuk melihat kondisi rumah sekaligus mendengar kebutuhan warga yang terdampak, Rabu (21/10/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Kehadiran wakil rakyat diharapkan menjadi jembatan bagi warga untuk mendapatkan perhatian dan akses bantuan yang dibutuhkan.
Pantauan di lokasi, rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung kini rusak parah. Material bangunan telah lapuk, dinding pecah, dan atap di beberapa bagian ambruk, sehingga tidak lagi aman untuk ditempati.
Melihat kondisi itu, dr. Irma menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat harus diwujudkan melalui kepedulian dan upaya memperjuangkan solusi konkret.
"Kunjungan kami hari ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk melihat langsung kondisi masyarakat. Kami memahami bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga tempat keluarga berlindung dan menjalani kehidupan sehari-hari," ujar dr. Irma.
Menurutnya, persoalan rumah rusak bukan hanya soal bangunan, melainkan kebutuhan mendasar warga untuk memperoleh hunian yang layak dan aman.
Dalam penanganan awal, bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pemalang telah disalurkan untuk membantu meringankan beban Jamilah.
Namun, upaya tersebut tidak berhenti di situ. dr. Irma menyampaikan akan terus mengawal dan mengomunikasikan kondisi tersebut kepada pemerintah kelurahan, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
"Kami akan berupaya menyampaikan kondisi ini kepada pemerintah desa dan pemerintah daerah serta mengawal agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan, ketentuan, dan ketersediaan bantuan yang ada. Alhamdulillah, bantuan dari Baznas sudah tersalurkan. Setelah ini, kami akan menghubungi BPBD, PMI, dan Dinsos," ungkapnya.
Ia berharap koordinasi lintas instansi tersebut dapat menghasilkan langkah konkret sehingga keluarga Jamilah segera memperoleh bantuan yang sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.
"Kami berharap ada langkah konkret agar keluarga yang terdampak dapat segera memperoleh perhatian dan bantuan yang dibutuhkan. Semoga persoalan ini bisa segera mendapatkan solusi," tutupnya.
Kisah Jamilah menjadi potret bahwa masih ada warga di Kabupaten Pemalang yang membutuhkan perhatian serius dalam memenuhi kebutuhan dasar, termasuk hunian yang layak dan aman.
Reporter: Ragil | Editor: Agus


Posting Komentar