Puluhan Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG
OKEINFO.COM, CISARUA – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, memakan korban. Ratusan siswa dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) diduga mengalami keracunan massal usai menyantap MBG.
Peristiwa dugaan keracunan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, pada Rabu 21 Oktober 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima Okeinfo.com, peristiwa tersebut berawal saat para siswa menyantap paket MBG yang dibagikan seperti biasa di jam istirahat sekolah.
Namun, selang beberapa jam kemudian, sejumlah siswa mengeluh mengalami gejala yang sama.
Gejala yang dialami para siswa meliputi mual, muntah-muntah, pusing, lemas, dan diare. Kondisi tersebut membuat panik pihak sekolah dan wali murid.
Puluhan siswa langsung dilarikan menggunakan mobil ambulans dan kendaraan pribadi ke Rumah Sakit Paru Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua untuk mendapatkan penanganan intensif.
Ruang IGD RSPG inipun dilaporkan penuh sesak oleh siswa yang mengalami gejala serupa.
Salah seorang wali murid SMPN 2 Cisarua mengatakan, anaknya mengeluh sakit perut tidak tertahankan setelah memakan MBG.
"Saya ga tau, tapi anak saya bilang, ada salah satu menu MBG yaitu susu sudah kadaluarsa. Tidak lama setelah itu, langsung mual dan muntah-muntah di sekolah," ungkap salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, pihak sekolah masing-masing belum bisa memberikan keterangan resmi atas adanya kejadian tersebut karena saat ini masih melakukan pendataan jumlah siswa yang terdampak.
Namun demikian, pantauan dilokasi IGD RSPG Cisarua terlihat adanya lonjakan pasien siswa dengan gejala keracunan.
Disisi lain, pihak penyelenggara atau SPPG MBG di wilayah Cisarua belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keracunan massal ini.
Para orang tua siswa berharap, sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan telah diamankan untuk dilakukan uji laboratorium.
Kasus dugaan keracunan MBG ini menambah daftar panjang evaluasi program MBG di Kabupaten Bogor. Masyarakat dan wali murid meminta agar pengawasan kualitas, kebersihan, dan kelayakan makanan MBG diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga berita ini diturunkan, Okeinfo.com masih terus menghimpun data jumlah pasti korban dan berupaya membuka ruang bagi pihak - pihak terkait untuk memberikan klarifikasinya.
Reporter: Goes


Posting Komentar