Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabut Asap Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Kualitas Udara Memburuk


OKEINFO.COM, KERINCI - Kualitas udara di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir. Paparan kabut asap tebal yang menyelimuti kawasan pemukiman hingga area perbukitan kini kian pekat dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

Berdasarkan pantauan Okeinfo.com di lapangan, kabut asap terasa paling pekat pada pagi dan sore hari. Bau menyengat sisa pembakaran membumbung di udara, jarak pandang kendaraan di jalan raya hanya tersisa beberapa ratus meter. 

Kondisi ini tidak hanya membahayakan para pengguna jalan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita dan anak-anak.

Menanggapi situasi tersebut, pemerintah daerah bersama dinas kesehatan mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai dampak buruk asap. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan yang mendesak.

Perhatian khusus ditujukan kepada dunia pendidikan, mengingat anak-anak sekolah sangat rentan terserang gangguan pernapasan. 

Pihak sekolah dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) diinstruksikan untuk memastikan seluruh siswa mengenakan masker saat berangkat maupun pulang sekolah.

"Kami mengimbau para orang tua dan tenaga pendidik agar memperketat penggunaan masker bagi anak-anak PAUD, TK, SD, hingga SMP. Saat berada di luar rumah atau di lingkungan sekolah, masker wajib dipakai guna meminimalisir risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)," ujar salah satu pejabat Dinas Kesehatan setempat.

Selain mewajibkan penggunaan masker, pihak sekolah juga dianjurkan untuk membatasi kegiatan olahraga maupun upacara di lapangan terbuka hingga kondisi udara kembali membaik.

Beberapa warga mengaku mulai merasakan dampak buruknya kualitas udara. Keluhan berupa batuk, mata perih, serta tenggorokan kering mulai banyak dialami oleh anak-anak maupun lansia. 

Petugas medis di puskesmas terdekat pun disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pasien ISPA akibat paparan kabut asap.

Masyarakat juga diimbau untuk memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi buah dan sayuran bervitamin, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya.

Reporter: Harpai Priswandi | Editor: Agus

Baca Juga:
Tersalin 👍
Tim Redaksi
Tim Redaksi
PariwaraBogor

Berita Terbaru

  • Kabut Asap Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Kualitas Udara Memburuk
  • Kabut Asap Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Kualitas Udara Memburuk
  • Kabut Asap Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Kualitas Udara Memburuk
  • Kabut Asap Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Kualitas Udara Memburuk
  • Kabut Asap Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Kualitas Udara Memburuk
  • Kabut Asap Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Kualitas Udara Memburuk

Posting Komentar