IRT Asal Bogor Hilang Sejak 21 Oktober, Terlacak di Medan, Suami Cemas dan Minta Bantuan
OKEINFO.COM, BOGOR - Pencarian terhadap Karen Amanda, ibu rumah tangga asal Cluster Terracotta, Bogor Raya Residence, Kota Bogor yang dilaporkan hilang sejak Rabu, 21 Oktober 2026, kini menemui titik terang. Berdasarkan jejak digital, korban terdeteksi berada di Kota Medan, Sumatera Utara.
Suami korban, Nicholas Kerubim, telah resmi melaporkan kehilangan tersebut ke SPKT Polresta Bogor Kota dengan nomor dokumen STPL/56/XI/2026/SPKT pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 20.26 WIB.
Jejak Digital Ungkap Keberadaan di Medan
Nicholas mengungkap, dari hasil penelusuran akun Traveloka milik istrinya, ditemukan bukti pemesanan tiket pesawat Jakarta - Kualanamu pada siang hari di tanggal hilangnya korban.
"Melalui penelusuran akun Traveloka milik istri saya, kami menemukan tiket pesawat dari Jakarta menuju Medan pada 21 Oktober siang. Setelah itu kontaknya sama sekali hilang," ujar Nicholas Kerubim dalam rilis yang diterima OKEINFO.COM, Sabtu (31/10/2026).
Tak berhenti di situ, jejak digital juga menunjukkan pemesanan kamar di Super OYO 839 Royal Guest House, Kawasan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
"Kami minta bantuan rekan di Medan untuk cek langsung ke hotel tersebut. Hasilnya, nama Karen Amanda benar terdata menginap di sana. Ada bukti foto manifes dan kertas deposit hotel," ungkap Nicholas.
Nicholas menceritakan kronologi lengkap sebelum istrinya hilang kontak.
"Terakhir saya bertemu istri saya Rabu pagi 21 Oktober di rumah di Bogor Raya sebelum saya berangkat kerja. Siangnya dia sudah pesan tiket ke Medan. Mulai Kamis 22 Oktober kami sudah tidak bisa hubungi lagi, dan Jumat 23 Oktober komunikasi terakhir dengan orang tuanya juga terputus," jelasnya.
Soroti Perubahan Perilaku Drastis
Pihak keluarga mengaku sangat mengkhawatirkan kondisi keselamatan dan kesehatan psikologis Karen Amanda. Menurut Nicholas, ada perubahan perilaku yang sangat mencolok beberapa waktu terakhir.
"Sejak Desember tahun lalu memang ada permasalahan yang sedang kami upayakan solusinya. Tapi sebelum dia pergi, sifat dan perilakunya berubah drastis 180 derajat dari aslinya. Dia seperti disorientasi, melupakan momen-momen kebersamaan kami," tutur Nicholas dengan nada cemas.
Ia menambahkan, kepergian istrinya diduga bukan tanpa sebab dan berharap istrinya bisa kembali dalam kondisi selamat.
"Kami sangat khawatir dengan kondisi psikologisnya saat ini. Kami berharap Karen bisa segera pulang dan menyelesaikan segala hal baik-baik di rumah," harapnya.
Imbauan Untuk Warga Medan dan Bogor
Keluarga kini berharap bantuan masyarakat luas, terutama di wilayah Kota Medan, Medan Maimun, dan Kota Bogor untuk memberikan informasi jika melihat korban dengan ciri-ciri: tinggi ±168 cm, berat 85 kg, kulit putih, muka bulat, rambut hitam lurus sebahu.
Bagi yang melihat atau mengetahui keberadaan Karen Amanda, dimohon segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi SPKT Polresta Bogor Kota.
"Pihak keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan, doa, dan partisipasi rekan media serta masyarakat," tutup Nicholas.
Penulis: A. Nasution


Posting Komentar