Harapan Baru Pemalang Selatan, Pintu Tol Paduraksa di KM 306 Diperjuangkan ke Pusat
OKEINFO.COM, PEMALANG - Harapan masyarakat Pemalang selatan untuk memiliki akses tol yang lebih cepat mulai menemukan titik terang. Usulan pembangunan pintu tol baru di kawasan Paduraksa–Sewaka, Kabupaten Pemalang, kini resmi masuk pembahasan di tingkat pemerintah pusat.
Jika terealisasi, pintu tol di KM 306–307 ini diproyeksikan tidak hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi baru dan memperkuat konektivitas menuju Banyumas Raya.
Usulan tersebut dibawa langsung oleh Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, H. Rizal Bawazier, dalam rapat koordinasi strategis bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Langkah ini menjadi jawaban atas keluhan aksesibilitas yang selama ini dirasakan warga Pemalang selatan. Jarak menuju gerbang tol eksisting yang cukup jauh dinilai menghambat mobilitas warga dan distribusi logistik.
Rizal Bawazier menegaskan, usulan pintu tol Paduraksa bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya membongkar keterisolasian akses.
“Ini bukan sekadar membangun fisik pintu tol, melainkan membongkar keterisolasian akses. Kehadiran gerbang baru ini diharapkan memberi nilai efisiensi nyata, memperlancar lalu lintas barang maupun penumpang secara lebih luas,” tegas Rizal, Minggu (25/10/2026).
Dampaknya Sampai Banyumas Raya
Apabila terealisasi, dampak gerbang tol Paduraksa–Sewaka diprediksi akan meluas jauh melampaui Kabupaten Pemalang.
Akses ini akan mempermudah konektivitas dan distribusi logistik menuju Purbalingga, Banyumas, Tegal bagian selatan, hingga Cilacap.
Bagi pelaku usaha, keberadaan pintu tol yang lebih dekat dengan jaringan Tol Trans Jawa berpotensi besar menekan biaya dan waktu pengiriman barang. Sementara bagi masyarakat, perjalanan antardaerah akan jauh lebih efisien dan membuka peluang ekonomi baru.
Infrastruktur yang terhubung dengan baik inilah yang diharapkan mampu menjadi penopang aktivitas perdagangan, pergerakan tenaga kerja, dan pertumbuhan pusat ekonomi di kawasan selatan Jawa Tengah.
Masih Menunggu Kajian Pusat
Meski membuka harapan baru, realisasi pintu tol Paduraksa belum dapat dipastikan dalam waktu dekat. Usulan tersebut masih harus melewati tahapan evaluasi dan kajian komprehensif sesuai mekanisme pembangunan jalan tol nasional.
Pemerintah melalui kementerian dan instansi terkait perlu mengkaji sejumlah aspek krusial, mulai dari kelayakan teknis dan konstruksi, keselamatan lalu lintas, potensi bangkitan kendaraan, kepastian status lahan, hingga dampak lingkungan dan sosial.
Pertemuan bersama Ditjen Bina Marga menjadi langkah awal untuk membawa aspirasi masyarakat Pemalang selatan ke meja pembahasan infrastruktur di tingkat pusat.
Kini, masyarakat menanti kelanjutan proses tersebut. Harapannya, usulan pintu tol KM 306–307 Paduraksa tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjadi solusi nyata untuk mempercepat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah selatan.
Jika terealisasi, pintu tol Paduraksa berpotensi menjadi akses strategis yang mendekatkan Pemalang selatan dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi di Jawa Tengah.
Penulis: Ragil


Posting Komentar