Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Lewat Seleksi Terbuka Berbasis Meritokrasi


OKEINFO.COM, CIBINONG | Bupati Bogor, Rudy Susmanto terus mendorong pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis kompetensi dan meritokrasi melalui mekanisme seleksi terbuka. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ASN yang menduduki jabatan memiliki kemampuan dan gagasan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Rudy usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, serta pengangkatan CPNS menjadi PNS di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (2/10/2026).

"Pelantikan hari ini mulai dari jabatan Eselon II, Eselon III, Eselon IV, hingga jabatan kepala seksi dan tim. Seluruhnya kami lakukan melalui proses seleksi secara terbuka," ujar Rudy.

Menurutnya, proses seleksi melibatkan berbagai unsur, termasuk akademisi dari perguruan tinggi. Tahapan wawancara juga dilaksanakan secara terbuka dengan melibatkan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, BKPSDM, DPRD Kabupaten Bogor, serta unsur praktisi dan akademisi.

Seluruh hasil penilaian kemudian dikompilasi untuk menentukan ASN yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi untuk menduduki jabatan tertentu.

Rudy menegaskan, setelah proses seleksi selesai, pengisian jabatan tetap dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk melalui persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Setelah menentukan hasil seleksi, tentunya seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan tetap kami tempuh. Salah satunya adalah meminta persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara. Setelah persetujuan dari BKN terbit, barulah kami melaksanakan pelantikan," jelasnya.

Menariknya, terdapat dua ASN yang sebelumnya mengikuti seleksi untuk jabatan kepala seksi maupun kepala sub-bagian, namun berdasarkan hasil penilaian justru dipercaya menduduki jabatan kepala bidang.

"Setelah kami melihat potensinya dan pola pikirnya yang sangat konstruktif, hari ini kami melantik mereka bukan sebagai kepala sub-bagian, melainkan sebagai kepala bidang, yang secara jenjang berada jauh di atas jabatan yang mereka daftarkan," ungkapnya.

Rudy menambahkan, pengisian jabatan pimpinan tinggi di lingkungan Pemkab Bogor masih berlangsung. Dari proses yang telah dilakukan, lima pejabat Eselon II telah dilantik, sementara tiga jabatan Eselon II lainnya masih kosong dan saat ini dalam tahapan asesmen maupun seleksi terbuka.

"Ia menjelaskan, pengisian jabatan tersebut tidak dapat dilakukan hanya melalui pelantikan, tetapi harus mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk koordinasi dan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri serta BKN," katanya.

Selain jabatan pimpinan tinggi, Rudy menyampaikan bahwa jabatan camat saat ini telah terisi penuh. Sementara beberapa jabatan sekretaris camat dan sekretaris dinas masih dalam proses pengisian karena terdapat pejabat yang memasuki masa pensiun.

Rudy menilai mekanisme seleksi terbuka dapat menjadi ruang bagi ASN di seluruh tingkatan untuk menunjukkan kapasitas dan kompetensinya. Kesempatan tersebut terbuka tidak hanya bagi ASN yang berada di perangkat daerah, tetapi juga hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. (Imas)


Baca Juga:
Tersalin 👍
Tim Redaksi
Tim Redaksi
PariwaraBogor

Berita Terbaru

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Lewat Seleksi Terbuka Berbasis Meritokrasi
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Lewat Seleksi Terbuka Berbasis Meritokrasi
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Lewat Seleksi Terbuka Berbasis Meritokrasi
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Lewat Seleksi Terbuka Berbasis Meritokrasi
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Lewat Seleksi Terbuka Berbasis Meritokrasi
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Lewat Seleksi Terbuka Berbasis Meritokrasi

Posting Komentar