Angkat Konsep Tradisional, Desa Pasir Muncang Bangun Wisata Kampung Dayeuh Pajajaran di Caringin
OKEINFO.COM, CARINGIN - Kampung Dayeuh Pajajaran di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mulai dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata lokal yang mengusung konsep perkampungan tradisional.
Mengandalkan material bambu dan penataan bernuansa zaman dahulu, kawasan ini diharapkan menjadi ikon desa sekaligus ruang rekreasi bagi masyarakat.
Pembangunan Dayeuh Pajajaran direalisasikan melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun Anggaran 2026. Kawasan tersebut dibangun dengan mengedepankan kearifan lokal melalui penggunaan bambu sebagai material utama untuk menghadirkan suasana perkampungan tempo dulu.
Sejumlah fasilitas pendukung turut dibangun untuk memperkuat karakter kawasan, mulai dari warung bernuansa jadul, pos ronda, hingga berbagai ornamen dan perlengkapan berbahan bambu yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Konsep tersebut tidak hanya menghadirkan ruang yang memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi upaya untuk mengenalkan kembali suasana kehidupan tradisional kepada generasi muda. Di tengah perkembangan zaman, keberadaan kampung tematik seperti Dayeuh Pajajaran dapat menjadi sarana merawat identitas lokal sekaligus memperkuat daya tarik desa.
Selain menjadi ikon baru Desa Pasir Muncang, Dayeuh Pajajaran berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Kehadirannya diharapkan menjadi pilihan warga untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga, maupun menikmati suasana perkampungan yang berbeda dari lingkungan perkotaan.
Kepala Desa Pasir Muncang, Yudi Wahyudin, mengatakan pembangunan Dayeuh Pajajaran diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam menciptakan ruang publik yang memiliki nilai sosial dan potensi ekonomi.
Menurutnya, penataan kawasan dengan konsep tradisional menjadi salah satu cara untuk menghadirkan ciri khas desa. Dengan memanfaatkan bambu dan menghadirkan berbagai fasilitas bernuansa tempo dulu, Dayeuh Pajajaran diharapkan memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
"Ke depan, pengembangan kawasan tersebut juga dapat diarahkan untuk mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apabila dikelola secara berkelanjutan, keberadaan warung dan usaha warga di sekitar kawasan berpotensi menjadi sumber aktivitas ekonomi baru," kata Yudi, Sabtu (10/10/2026).
Namun, menurut Yudi, untuk mewujudkan Dayeuh Pajajaran sebagai destinasi wisata lokal yang berkelanjutan, diperlukan pengelolaan yang baik, perawatan fasilitas, kebersihan lingkungan, serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa.
"Dengan konsep kampung tradisional yang mengangkat identitas lokal, Dayeuh Pajajaran diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan hasil program pembangunan desa, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang hidup, memiliki nilai budaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.
Reporter: Goes | Editor: Sudrajat


Posting Komentar