Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

1.800 Peserta Deklarasikan Sekolah Aman di Pemalang, Plt Bupati: Jangan Bertindak Setelah Ada Korban


OKEINFO.COM, PEMALANG – Sebanyak 1.800 peserta mengikuti deklarasi dan penandatanganan pakta integritas untuk mewujudkan budaya sekolah aman dan nyaman di Stadion Mochtar, Kabupaten Pemalang, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini menjadi komitmen bersama untuk mencegah perundungan, kekerasan, dan diskriminasi di lingkungan pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Bupati Pemalang Nurkholes, Ketua DPRD Martono, Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo, serta Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Edy Wibowo. Turut hadir sejumlah pejabat dan kepala satuan pendidikan se-Kabupaten Pemalang.

Plt Bupati Pemalang, Nurkholes menegaskan, penandatanganan pakta integritas tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Seluruh kepala sekolah diminta meningkatkan pengawasan dan memastikan setiap laporan perundungan ditangani secara cepat dan tepat.

"Jangan sampai kita baru bertindak setelah ada korban atau setelah kejadian tersebut menjadi perhatian publik," tegas Nurkholes.

Ia mengingatkan, perundungan bukan sekadar candaan karena dapat merusak kepercayaan diri, mengganggu proses belajar, bahkan berdampak pada masa depan anak. Karena itu, keselamatan dan perlindungan peserta didik harus menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengingatkan pentingnya tanggung jawab seluruh pihak dalam mencegah kekerasan terhadap anak. 

Ia menyoroti konsekuensi hukum berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak serta pentingnya penanganan perkara yang melibatkan anak sesuai ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak.

Dalam deklarasi tersebut, peserta berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, membangun komunikasi terbuka, serta aktif mencegah dan menangani perundungan.

Melalui kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang tersebut, seluruh satuan pendidikan diharapkan menerapkan komitmen secara nyata dan berkelanjutan.

"Pesan utama saya jelas, sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar dan berkembang, bukan tempat yang membuat mereka takut akibat perundungan," tegas Kapolres Pemalang.

Penulis: Ragil | Editor: Agus

Baca Juga:
Tersalin 👍
Tim Redaksi
Tim Redaksi
PariwaraBogor

Berita Terbaru

  • 1.800 Peserta Deklarasikan Sekolah Aman di Pemalang, Plt Bupati: Jangan Bertindak Setelah Ada Korban
  • 1.800 Peserta Deklarasikan Sekolah Aman di Pemalang, Plt Bupati: Jangan Bertindak Setelah Ada Korban
  • 1.800 Peserta Deklarasikan Sekolah Aman di Pemalang, Plt Bupati: Jangan Bertindak Setelah Ada Korban
  • 1.800 Peserta Deklarasikan Sekolah Aman di Pemalang, Plt Bupati: Jangan Bertindak Setelah Ada Korban
  • 1.800 Peserta Deklarasikan Sekolah Aman di Pemalang, Plt Bupati: Jangan Bertindak Setelah Ada Korban
  • 1.800 Peserta Deklarasikan Sekolah Aman di Pemalang, Plt Bupati: Jangan Bertindak Setelah Ada Korban

Posting Komentar