Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Bangli di Pasar Cisarua Ditertibkan Satpol PP, Dikembalikan Jadi Ruang Terbuka Hijau


Cisarua | Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Satpol PP menertibkan puluhan bangunan liar (bangli) di kawasan Pasar Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (22/9/2026). 

Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan drainase.

Penertiban menyasar bangunan yang dinilai melanggar ketentuan dan sebelumnya telah mendapatkan surat pemberitahuan untuk pembongkaran mandiri.

Kepala Bidang Tibum, Satpol PP Kabupaten Bogor, Rama Khodara, mengatakan penertiban dilakukan atas perintah Bupati Bogor sebagai bagian dari program penataan kawasan Puncak.

"Kami Satpol PP atas perintah Bupati untuk melakukan penertiban bangunan yang melanggar ketentuan. Sebelumnya sudah kami berikan pemberitahuan," kata Rama di lokasi.

Menurutnya, sebagian pemilik bangunan sudah membongkar sendiri sebelum petugas datang.

"Untuk hari ini sebagian dari puluhan bangunan sudah ada yang bongkar mandiri. Nah, untuk bangunan di depan pasar ini memang lahan penghijauan dan juga untuk drainase supaya tidak banjir. Kami kembalikan lagi ke asalnya," ujarnya.

Sementara, Camat Cisarua, Heri Risnandar, menambahkan penertiban tersebut merupakan tindak lanjut penataan kawasan Puncak yang mencakup beberapa titik.

"Program penertiban hari ini merupakan tindak lanjut dari penataan kawasan Puncak. Jadi ada beberapa titik yang ditertibkan, tujuannya adalah mengembalikan fungsi lahan," kata Heri.

Ia menjelaskan, lahan di depan Pasar Cisarua yang dibongkar akan dikembalikan menjadi taman penghijauan.

"Yang kita bongkar ini kan lahan untuk penghijauan. Bagaimanapun Puncak kawasan wisata. Ini juga untuk drainase, untuk mengurangi debit air sehingga bisa mencegah banjir," jelasnya.

Selain penghijauan dan drainase, Pemcam Cisarua juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Pasar Cisarua dan depan Pafesta untuk mengurai kemacetan.

"Kita ke depan akan rekayasa lalu lintas di seputaran wilayah ini, Pasar Cisarua dan depan Pafesta. Ini bisa mengurai kemacetan, karena salah satu titik macet di wilayah Cisarua adalah ini," kata Heri.

Menurutnya, penataan Puncak tidak hanya soal bangunan liar, tetapi juga lalu lintas, drainase, penghijauan, hingga kenyamanan wisatawan.

"Harapan kita penataan kawasan Puncak, rekayasa lalu lintas untuk kemacetannya, dan juga drainase Pasar Cisarua. Ini akan kita kembalikan untuk lahan terbuka hijau sebagai taman. Ini kan wilayah perdagangan dan jasa, kalau rapi, kawasan Puncak tempat wisata ini bisa lebih nyaman untuk dikunjungi," ujarnya.

Pemcam Cisarua mengapresiasi sikap kooperatif pedagang. Sebagian pedagang yang terdampak telah direlokasi ke Pasar Tohaga Cisarua.

"Kami ucapkan terima kasih untuk semua yang terlibat, termasuk para pedagangnya yang kooperatif. Sebagian pedagang yang kami tertibkan hari ini sudah terakomodir di Pasar Tohaga Cisarua," tutup Heri. (Agus)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Tim Redaksi
Tim Redaksi
PariwaraBogor

Berita Terbaru

  • Puluhan Bangli di Pasar Cisarua Ditertibkan Satpol PP, Dikembalikan Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Puluhan Bangli di Pasar Cisarua Ditertibkan Satpol PP, Dikembalikan Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Puluhan Bangli di Pasar Cisarua Ditertibkan Satpol PP, Dikembalikan Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Puluhan Bangli di Pasar Cisarua Ditertibkan Satpol PP, Dikembalikan Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Puluhan Bangli di Pasar Cisarua Ditertibkan Satpol PP, Dikembalikan Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Puluhan Bangli di Pasar Cisarua Ditertibkan Satpol PP, Dikembalikan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Posting Komentar