Pembangunan Puskesmas Cideurum Diprediksi Bakal Molor
Bogor | Pembangunan gedung Puskesmas Ciderum di Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, diprediksi bakal mengalami deviasi minus meski tidak terlalu parah.
Hal ini lantaran memasuki pertengahan masa pengerjaan, progres proyek bernilai Rp14,6 miliar masih berada di bawah 20 persen.
Pantauan di lokasi pembangunan, pekerjaan proyek di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, masih terpaku pada konstruksi fondasi dan tiang beton dan baru rampung membuat tiang penyangga. Sementara dinding bangunan belum ada pengerjaan.
Pekerjaan gedung Puskesmas Ciderum dikerjakan PT Kreasindo Fillara Mulya dengan durasi 150 hari kerja, sesuai nomor kontrak : 000.3/2660/Kontrak/PUSK.CIDERUM/SAR-SDK/2026 tertanggal 30 Juli 2026.
Dalam pelaksanaan pengerjaan, mendapat pengawasan dari dua perusahaan, yakni PT. Ramu Prima Persada selaku konsultan pelaksana dan CV Samudera Hayati sebagai konsultan pengawas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom menyatakan akan mengagendakan inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan gedung Puskesmas Ciderum untuk mengetahui secara langsung sudah sejauh mana progres pengerjaannnya.
“Siap (sidak), nanti diagendakan (untuk kapan waktunya),” kata politisi Partai Golkar ini.
Sementara itu, Ketua LSM Penjara, Bangbang Feri berharap pihak ketiga penyedia jasa atau kontraktor pembangunan gedung Puskesmas Ciderum patuh dengan kontrak kerja yang ditandatangani.
Dia ingin PT Kreasindo Fillara Mulya menyelesaikan pekerjaan tepat kontrak disertai dengan kualitas sesuai perencanaan.
"LSM Penjara tidak ingin mendengar pembangunan gedung Puskesmas Ciderum terlambat apapun itu alasannya,” tandas Bangbang Feri.
Ia meminta PT Kreasindo Fillara Mulya mengejar keterlambatan pengerjaan karena memang saat ini kondisinya deviasi minus di kisaran 5-8 persen.
Padahal, semestinya bila mengacu waktu berjalan, pekerjaan mencapai 25 persen dan ngecor dak.Tapi fakta di lapangan menunjukan bahwa pembangunannya masih sekitar 15 persen.
“Bagaimana caranya LSM Penjara tidak mau tahu. Intinya pekerjaan pembangunan gedung Puskesmas Cideum jangan sampai terlambat, karena keberadaannya sebagai fasilitas layanan kesehatan untuk masyarakat,” ujarnya. (**)


Posting Komentar