Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desa Rancabungur Bangun Gapura Tradisional "Dayeh Pakuan" dari Bambu


Rancabungur | Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, merias kantor desa dan pembuatan gapura bernuansa tradisional, merujuk pada edaran Bupati Bogor yang disampaikan melalui Camat Rancabungur.

Kepala Desa Rancabungur, Saepudin menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan agar setiap kantor pemerintahan memasang bendera Merah Putih, umbul-umbul, serta menghiasi gapura menyambut HUT RI.

"Kebetulan letak Desa Rancabungur berada di pinggir jalan utama dan di pertigaan strategis. Sehingga kami mencoba membuat gapura dengan desain tradisional yang sedang digemari, yaitu Dayeh Pakuan, yang terbuat dari bambu," ujar Saepudin.

Pembuatan gapura ini melibatkan warga dan lembaga kemasyarakatan setempat yang memiliki keahlian dalam mendesain dan membangunnya.

"Desa Rancabungur ini terbagi menjadi 11 Rukun Warga (RW) dan 46 Rukun Tetangga (RT), yang seluruhnya bakal turut meramaikan semangat kemerdekaan," katanya.

Saepudin mengungkapkan bahwa anggaran pembuatan gapura ini bersumber dari BHPRD, hasil pajak daerah, sesuai ketentuan yang berlaku.

"Saya berharap, kehadiran gapura tradisional Dayeh Pakuan ini tidak hanya memperindah wajah desa dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga melestarikan budaya lokal dan mempererat kebersamaan warga Rancabungur. (Imas)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Redaksi
Redaksi
PariwaraBogor

Berita Terbaru

  • Desa Rancabungur Bangun Gapura Tradisional "Dayeh Pakuan" dari Bambu
  • Desa Rancabungur Bangun Gapura Tradisional "Dayeh Pakuan" dari Bambu
  • Desa Rancabungur Bangun Gapura Tradisional "Dayeh Pakuan" dari Bambu
  • Desa Rancabungur Bangun Gapura Tradisional "Dayeh Pakuan" dari Bambu
  • Desa Rancabungur Bangun Gapura Tradisional "Dayeh Pakuan" dari Bambu
  • Desa Rancabungur Bangun Gapura Tradisional "Dayeh Pakuan" dari Bambu

Posting Komentar